Muslimah Center

AKHWAT FIDDIN, AFWAN BEBERAPA KOMEN YANG MASUK UNTUK AKHWAT ANA REJECT KARENA TIDAK JELAS NAMA DAN EMAIL YANG DIPAKAI. JADI BAGI YANG MAU KOMEN HARAP GUNAKAN NAMA DAN EMAIL YANG BENAR UNTUK MNECEGAH IKHWAN NYAMAR JADI AKHWAT. SYUKRON

Atas pertimbangan ana dengan memperhatikan segala mafsadahnya maka komment antum ana bagi menjadi dua, bagian ini khusus untuk akhwat agar “ikhtilat online” tidak terjadi. ana sih berharap nanti ada admin satu lagi dari akhwat yang khusus mengurus masalah ini, tapi agaknya akhwatnya tidak ada yang punya waktu luang untuk mengurusnya..:) tapi kalo ada akhwat yang ingin memberikan masukan untuk admin silakan ke bagian mengenal saya. syukron atas perhatiannya…

Wahai Ukhti Muslimah ! Ketahuilah Hukum-Hukum Agama


Wahai Ukhti Muslimah !
Diantara kebaikan ke-Islaman seorang wanita adalah jika dia mengetahui agamanya. Maka Islam mewajibkan para wanita mencari ilmu sebagaimana yang diwajibkan terhadap kaum laki-laki. Perhatikanlah firman Allah ini.

“Artinya :Katakanlah. Adakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui.?”.[Az-Zumar : 9]

Karena perintah Allah inilah para wanita merasakan keutamaan ilmu. Maka mereka pun pergi menemui Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menuntut suatu majlis bagi mereka dari beliau, agar di situ mereka bisa belajar.

selengkapnya…

43 Tanggapan

  1. memandang layar monitor ini,,
    membuat hatiku terpukau..
    aih lebay..
    semangat yooo temend22222222!!!!!!!!!!!!!!!!

  2. Assalaamu’alaikum..
    Waah, kayanya akhiy akhiy doang ni disini..
    Yang ngelola hadis kan?
    Gak ada kolom muslimahnya ya?

  3. aslm. ifa sang mar’ah-ers hayo diisi kolomnya…

    • mut…lakukan apa yang kamu suruh orang lain u melakukannya..^_^. jadi..perbanyak isi comment..ok

      nb:mut..mang kamu bukan mar’ah..

  4. Assalamu’alaykum Wr.Wb.

    Alhamdulillah, akhirnya ana sempat nulis juga di blog sahabat, meski hanya sekilas.
    Afwan ana blm bisa nulis banyak, ada banyak amanah yg harus di selesaikan. Semangat selalu saudariku!

    • assalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh,…ummu fadhl..
      tulisan anti bagus u ,mengingatkan ana, dan siapapun yang membacanya…
      oia..mangganya belum ana sentuh nih…gimana cara makannnya ya???nunggu mpe kapan??^^

  5. Assalamualiakum….
    mh…mh… pusiing jaket blum kelar2..
    Di akhwat ada yang mengundurkan diri because tjadinya lama sekali dan beliau sedang sangat membutuhkan uang tersebut ., jadi pusing mau dikemanakan jaketnya..
    Di sisi lain, ada yang belum dapet jaket.Harusnya neh bisa jadi jalan keluar,,, TAPI….di jaket itu kan ada nama orangnya, satu lagi ukurannya yang dipesen beda.
    2 orang belum dapat jaket, yang satu sudah dikonfirmasi mau dengan catatan dibenerin bordiran namanya. Satunya lagi belum sempet ketemu untuk membicarakan secara 4 mata. Ada yang tau ga tempat bordir di DEPOK????
    Jaket….oh jaket….

    • trus apa donk yang bisa kita bantu? nurul..nurul..
      jaket belum jadi, pusing.
      jaket udah jadi juga pusing

      poko’e aku wis ngekei ngerti lho. mbok yo njenengan iku ojo nggawe mumet gitu lho, asline aku ra pati ngerti.
      hehe..

    • assalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh,…yang pulang..ayo bawa oleh2nya ke asrama…
      bagi2 rezeki…
      “lainsyakartum laazidannakum walainkafartum inna ‘adzaabi lasyadiid”
      mudah2an nyambung…

  6. Assalamu’alaikum akhwat2..
    Ayo..
    maen sepeda.
    hehehe..
    keliling Ui
    boleh juga tuh..
    untuk menguatkan ukhuwah kita, sekaligus olahraga.
    ayok..
    setuju ngga?

    • wa’alaikumsalam wr wb
      hmm..kayaknya seru tuh..
      sejak dari awal pengennya setiap minggu akhwat2 jalan-jaln pagi bareng(ex: ke pasar kaget^_^) atau sepeda bareng…ifde bagus..ntar akan coba direalisasikan…

  7. temen2 akhwat, ayo donk diskusi. kayak ikhwan2nya.
    tapi koq aku pusing ya bacanya. muter2. ya masih memahami sedikit2..

    @mas admin,
    katanya mau ada mulazamah? kapan ya? aku sudah menati-nanti nih..

  8. Assalamu’alaikum,
    untuk pertama kalinya ngisi muslimah center,biasanya baca- baca aja….
    @admin
    hmm, sebenernya emang perlu admin akhwat, ga lucu, kolom muslimah center antum ikut nimbrung,
    tapii…insyaAllah gapapa, yang akhwat omongin masih bisa dikonsumsi ikhwannya,sambil nunggu ada akhwat yang bersedia jadi admin (kapan tu..????)

  9. Akhawat fillah….

    InsyaAllah tanggal 25 s.d 27 Desember 2009, sahabat ngadain REHAT (REKEREASI SAHABAT), Acara yang tadinya dikasih nama RESAH(semoga diubahnya nama acara ini, menghilangkan keresahan kita…, ^_^) ini mengikutsertakan adek2 sahabat 07 yang nanti terbentuk.
    Tempat : Labuhan Ratu
    Fee: ga jauh dari 60 ribu saja,
    So, nabung dari sekarang !!!!
    ANTUNA WAJIB IKUT!!!!

    Bisa daftar dari sekarang ke Agus yaa…
    Ngomong 4 mata boleh, sms atau telepon boleh,
    Yang ga punya no agus, bisa minta ke yang punya,
    Kalo ga da yang punya, tanya aja langsung ke empunya…

  10. @admin lagi
    Ada lagi, antum belum posting pengumuman ada REHAT……

  11. assalamualaykum. afwan br sempet berkunjung n kasie koment. akhwatfillah semangat yah!!!!

  12. mmm…. kangen banget sama temen2 sahabat. udah lama gak nimbrung. sumpah kangen abizz.
    kangen banget-banget-banget-kangen-kangen-banget-banget-kangen.

    • Bisa nglepas kangen dengan ikut di acara idul adha, berangkat shalat bareng, makan dan nonton bareng sahabat zyx.
      Infaq nya 3000 saja.
      daftar ke no 085291084501,cepetan yaa…
      format pendaftaran: nama_jur_angk_no.kamar.
      Yang ga di asrama juga boleh.
      Di tunggu.
      Afwan malem banget,nunggu kiriman tugas dari temen.

  13. Ayo temen2, semangat buat idul adha!
    Afwan, ane nggak bisa bantu karena pulang, semoga dimudahkan oleh Allah Subhanahu wata’ala.

    ‘Jika perjuangan ini semakin berat bebannya. maka janganlah meminta beban yang ringan tapi mintalah diri yang kuat untuk menopangnya. Jika jalan perjuangan ini hanya diikuti sedikit orang, maka jadilah bagian dari yang sedikit itu. Sungguh, perjuangan hanya mengenal satu sikap, TOTALITAS. seperti para sahabat Rasul yang telah melakukan TOTALITAS dalam menegakkan agama Allah.Teruslah bergerak dan berjuang karena itulah yang akan membuat kita berarti. Dan hanya kepada Sang Maha Perkasa kita memohon kekuatan.’

  14. asw…ukhtiy..gimana kabarnya???
    bagi yang pulang…salam untuk keluarga ya…
    yang g pulang..salam untuk teman2 satu lorong^_^
    hmm…ngomong2..bentar lagi mau fpt sahabat nih…kepada seluruh pengurus sahabat(terutama para wakadep) segera menvcari pejuang baru untuk menggantikan di kepengurusan berikutnya ya..carilah pengganti yang berjiwa militan, dab berkompetensi di bidangnya…yang penting teman kita itu punta komitmen dalam dakwah di asrama…
    (dalam kondisi bingung, sedih,dan harap-harap cemas yang bercampur menjadi satu…)
    tetap semangat teman..
    .MARI MAKNAI IDUL ADHA DENGAN HATI”.

  15. “dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad ) tentangKu,maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan hambaKu yang berdoa apabila ia berdo’a kepadaKu.Hendaklah mereka itu memenuhi perintahKu dan beriman kepadaKu agar mereka memperoleh kebenaran” (QS Al-Baqarah 186)

  16. jahada fi al amri

  17. assalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh,…ukhtifillahrahomakumullah…
    harap dibaca ya…

    JANGAN JADI GELAS
    by R.c Syadeli
    Seorang guru mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.

    “Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? ” sang Guru bertanya.

    “Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya, ” jawab sang murid muda.

    Sang Guru terkekeh. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.

    Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.”

    Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.

    “Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,” kata Sang Guru. “Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.” Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.

    “Bagaimana rasanya?” tanya Sang Guru. “Asin, dan perutku jadi mual,” jawab si murid dengan wajah yang masih meringis. Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.

    “Sekarang kau ikut aku.” Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. “Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.”Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.

    “Sekarang, coba kau minum air danau itu,” kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, “Bagaimana rasanya?”“Segar, segar sekali,” kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.

    “Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?”“Tidak sama sekali,” kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.

    “Nak,” kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. “Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih.

    Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah. Si murid terdiam, mendengarkan.

    “Tapi Nak, rasa `asin’ dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya ‘qalbu’(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau. (by Muhammad Yasrif)

    • وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

      mbak, kalau nulis salam lebih elok tidak disingkat ya, karena itu berupa do’a..syukron

  18. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

    akhwat fillah..
    jangan lupa supaya lebih kenal dengan ana dan seputar daerah pasuruan..

    Kunjungi:
    1. pasuruan.info
    2. arekpasuruan21.wordpress.com

    yaa..

    Monggo,
    Jazakallahu khoiron jaza =O)

    و السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

  19. fa idzaa ‘azamta fa tawakkal ‘alallah..
    “apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah..” (QS: 3: 159)

    Ikhwah fillah, khususnya yang pada mau UAS, selamat menyongsong medan jihad akademis!

  20. sebuah cerita tuk ingatkan kita pda orang2 yang kita rindukan
    Amang (45), seorang pedagang koran di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pingsan selama satu jam setelah tahu anaknya diterima menjadi calon pegawai negeri sipil (PNS).

    “Saya tidak menyangka anak saya diterima,” kata Amang, warga Palaton Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

    Amang mengatakan, dirinya merasa lemas dan tak sadarkan diri setelah tahu anaknya lulus berdasarkan pengumuman penerimaan CPNS yang dilakukan secara serentak di wilayah Provinsi Banten.

    Ia mengatakan, dirinya gembira dan terharu karena dengan susah payah dan keringat sendiri membiayai pendidikan anak hingga lulus perguruan tinggi.

    “Saya berjualan koran tidak mengenal terik matahari maupun hujan untuk kemajuan pendidikan anak,” ujar Amang yang memiliki tiga anak wanita itu.

    Dia juga mengatakan, dirinya tidak membayangkan, anaknya Dini Wahyuni (22) yang diwisuda Juni 2009 lalu diterima menjadi PNS.

    Dini Wahyuni lulusan sarjana bahasa Inggris pada Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Rangkasbitung.

    “Saya merasa bersyukur dengan jerih payah itu kini anaknya diterima menjadi guru,” katanya.

    Menurut dia, sebetulnya dirinya sudah tak mampu lagi membiayai pendidikan anaknya karena penghasilan sebagai pedagang koran pas-pasan. Sehari terkadang mendapatkan uang habis dengan makan keluarga.

    Namun, keinginan kuat ingin memajukan anak-anaknya hingga rela keluarga seharian makan cukup satu kali demi memperoleh dana untuk biaya anak yang menempuh perguruan tinggi.

    Bahkan, anak keduanya juga kini sudah berada di semester V di perguruan tinggi ilmu agama Islam di Rangkasbitung.

    “Saya ingin anak-anak pandai tidak seperti orangtua sebagai pejualan koran,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lebak, Gofar mengatakan CPNS yang diterima pada tahun ini terdiri dari 402 formasi yakni untuk tenaga guru 219 orang, tenaga kesehatan 140 orang dan tenaga teknis sebanyak 43 orang.

    “Kami lebih transparan dalam penerimaan CPNS karena melibatkan unsur perguruan tinggi,” katanya.

    Sumber: http://regional. kompas.com/ read/xml/ 2009/11/29/ 07143174/ Anak.Lulus. CPNS

    ———— ——— ——— ——— ——— ——–
    Begitulah kasih sayang orangtua demi masa depan anak-anaknya. Tanpa kenal lelah…
    Apa yang telah kalian perbuat terhadap mereka selama ini?
    Sudahkah kita membahagiakan hidup mereka??
    Selagi mereka masih di dunia… Berbaktilah. ..
    Ketika sudah di sisi Allah, Berdoalah…^_^

  21. H-4 ……

    TAHUN BARU HIJRIYAH
    …..
    sudah semaksimal apa amalan kita satu tahun sebelumnya????

  22. H-3…..

    TAHUN BARU HIJRIYAH….
    ………………………….

  23. TAHUNNYA SUDAH HIJRIYAH TAPI PERBUATANNYA MASIH JAHILIYAH

    oleh Nurudin Selasa, 15/12/2009 13:52 WIB

    Hari masih pagi, baru pukul 08.45 ketika listrik tiba-tiba padam tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PLN. Pet! Gelap seketika dan semua data di komputer yang belum sempat di simpan terpaksa nanti harus dikerjakan ulang. Perusahan tempaku bekerja memang belum memiliki genset yang mampu menyuply listrik untuk seluruh mesin dan kantor. Hanya bebarapa kantor yang bisa diusahakan tetap menyala, namun itupun harus menunggu sekitar 15 menit untuk persiapan pemindahan dari power PLN ke genset sampai semua komputer bisa dipergunakan kembali.

    Waktu jeda sekitar 15 menit seperti inilah yang kemudian dipakai oleh kami untuk beristirahat sejenak dari rutinitas pekerjaan. Begitupun pagi itu, meski kami baru saja memulai pekerjaan, namun karena tidak ada pekerjaan lain yang bisa dilakukan tanpa adanya aliran listrik, maka aku dan teman-teman sekantorku berkumpul dimeja besar di tengah ruangan yang semula direncanakan untuk meja meeting namun sampai sekarang belum pernah sekalipun digunakan.

    Awalnya kami membicarakan seputar rencana tour tahunan yang sudah mendapat persetujuan dari pihak managemen namun justru panitia belum memastikan tanggal keberangkatannya. Tujuan tourpun beberapa kali mengalami pergantian mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan.

    “ Kenapa tidak kita ambil tanggal 18 saja, kan tanggal merah tuh. Sudah gitu kan pas hari Jum’at, jadi kita masih punya waktu cukup untuk istirahat hari Sabtu dan Minggu “usul salah satu teman yang duduk disamping kananku.

    “ Sebaiknya jangan, nanti bagaimana sholat Jum’atnya. Masa gara-gara tour, kita semua harus meninggalkan sholat Jum’at” jawabku tak setuju. Aku maklum dengan usulannya karena temanku yang satu ini memang non muslim, jadi pertimbangannya tidak sampai ke sana.

    “ Iya, jangan berani-berani bepergian tanggal 18 soalnya itu kan tanggal 1 Suro! Apalagi Jum’atnya kan Jum’at kliwon. Hih….”. seorang temanku yang duduk di ujung ikut memberikan komentarnya. Raut mukanya terlihat aneh, dia ketakutan seperti melihat setan.

    “ Memangnya kenapa ?” tanyaku pura-pura tidak tahu dengan kekhawatiran yang temanku maksudkan.

    Maka pembicaraan kami pagi itupun beralih dari rencana tour menjadi seputar ‘seramnya’ malam satu suro yang tahun ini bertepatan dengan malam Jum’at kliwon. Dugaanku terhadap apa yang dikatakan temanku tadi ternyata benar. Dengan penuh semagat dia menceritakan segala hal ‘mengerikan’ seputar tanggal 1 suro dan malam Jum’at kliwon. Semua ceritanya tak jauh dari kesan angker dan mistis, terkesan berlebihan dan dibesar-besarkan.

    Memang, harus diakui bahwa di masyarakat kita yang mayoritas beragama Islam khususnya dibeberapa daerah yang kutahu, masih menganggap tahun baru Hijriyah sebagai hari yang justru menyeramkan. Bukan peralihan tahun hijriyahnya yang dikenal masyarakat,tapi kesan mistis bagi sebagian orang yang menganggap ‘keramat’ tanggal 1 suro atau 1 Muharam ini. Entahlah, tapi memang begitu adanya. Meski mengaku Islam, meski rajin sholat, meski menjalankan puasa Ramadhan dan ibadah lainnya namun mereka juga masih mengerjakan ritual-ritual yang tak ada kaitannya dengan agama, malah cenderung menyimpang dari kemurnian ajaran agama. Meneruskan budaya warisan nenek moyanglah yang paling sering dijadikan alasan.

    Tak usah jauh-jauh mengambil contoh, aku jadi teringat ketika masih tinggal di kampung. Menjelang datangnya tahun baru Hijriyah, banyak orang yang datang ke rumah salah satu tetanggaku untuk ‘memandikan’ keris pusakanya. Dulu aku sering melihat puluhan keris tertata rapi di atas meja rumah tetangga yang masih kerabat denganku. Setelah ‘tukang memandikan pusaka’ ini meninggal, ternyata kebiasaan masyarakat tidak juga hilang. Ada orang lain yang menggantikan profesi serupa. Begitulah, sampai saat ini kebiasaan orang-orang itu masih berjalan setiap tahunnya, padahal mereka yang melakukan itu kutahu beragama Islam juga.

    Ada lagi ‘ritual nyeleneh’ yang kudengar dari orang-orang di kampungku. Beberapa orang sengaja berjalan keliling kampung pada malam tahun baru atau malam satu suro. Malah katanya ada yang berkeliling kampung sampai tujuh kali. Konon kalau yang beruntung akan menemukan semacam jimat atau pusaka. Bahkan ada yang lebih tak masuk akal pikiranku, katanya ada yang melakukan ritual ini dengan ( maaf ) bertelanjang, tentunya dengan disertai seorang kerabatnya untuk mengantisipasi jika ada orang yang bertemu dengan mereka. Entahlah, aku sendiri belum pernah melihat dengan mata kepalaku, namun aku sering mendengar cerita ini, dan sepertinya sudah menjadi rahasia umum warga kampung.

    Di beberapa rumah, setiap malam pergantian tahun hijriyah atau setiap malam Jum’at Kliwon masih saja ditemui semacam sesajen. Kelapa muda, kembang, menyan dan rendaman daun yang biasa kami sebut daun tawa diletakkan di teras-teras rumah. Tak hanya di pelosok kampung, tapi aku juga pernah melihat di salah satu rumah warga di komplek perumahan. Padahal, sang pemilik rumah kutahu seorang sarjana dan memiliki jabatan cukup penting di pemerintahan.

    Cerita dari beberapa temanku pagi itu akhirnya melengkapi cerita tentang berbagai ritual aneh menyambut datangnya satu suro maupun malam Jum’at kliwon. Astaghfirulloh!

    Tahun baru Hijriyah setahuku tidak ada contoh dari nabi Muhammad untuk melakukan bentuk amalan atau ibadah khusus terkait dengannya. Barangkali kalau menjadikannya sebagai momentum untuk interospeksi diri, membuat semacam pengadilan untuk diri sendiri justru lebih banyak manfaatnya.

    Dengan datangnya tahun baru Hijriyah, semestinya kita melakukan rekonsiliasi terhadap diri kita masing-masing. Bagaimanakah perbandingan antara amal kebaikan dan keburukan. Tak ada salahnya jika moment pergantian tahun Hijriyah kita gunakan untuk mengevaluasi ibadah kita. Sudahkah kita bisa menjalankan sholat dengan khusyuk. Sudahkah zakat dan sedekah kita bayarkan dengan penuh keikhlasan. Alangkah lebih baiknya jika kita gunakan pergantian tahun ini untuk merenungi perjalanan hidup kita selama setahun ini. Alangkah lebih manfaatnya jika kita gunakan pergantian tahun ini untuk kembali menyusun rencana kebaikan yang belum bisa direalisasikan di tahun kemarin. Target-target pendekatan diri kepada Allah mana saja yang ingin kita raih di tahun mendatang.

    Tak salah jika pergantian tahun kita jadikan moment untuk berdoa, meminta kepada Allah SWT segala kebaikan dunia dan akhirat. Sebagaimana tak salah jika di malam pergantian tahun kita menangis, menyesali seluruh perbuatan dosa dan maksiat kita selama tahun-tahun yang sudah kita lewati. Yang jelas, banyak hal yang bernilai ibadah yang bisa kita lakukan dalam rangka menyambut datangnya tahun baru Hijriyah ketimbang kembali terjebak pada ritual-ritual leluhur yang tidak bisa dipertanggungjawabkan di mata agama.

    Jangan sampai tahun sudah hijriyah tapi tingkah laku dan perbuatan masih saja jahiliyah.

    http://abisabila.blogspot.com

    YM: abisabila@ymail.com
    ………………….
    kira-kira masih ada g ya perbuatan kita yang jahiliyah d tahun hijriyah ini???

  24. H-1,5 jam menuju TAHUN BARU HIJRIYAH…

  25. jazakumullah khairan katsir kepada seluruh panitia REHAT terutama untuk PO (Akh alfan) dan Korwat (Ukht Agus) yang telah bekerjakeras sehingga acara dapat berjalan dengan baik, ibarat seorang yang akan telah memsan tiket pesawat , namun tiba2 pesawatnya di cancel kaerna ada satu dan lain hal, tentu rasa kecewa yang didapatklan, namun dari perusahaan pesawat itu memberikan fasilitas bagi yang tiketnya batal berupa hotel gratis , makan gratios dan lain2. sama dengan rehat ini, walaupun disana-sini terdapt banyak kekurangan, namun telah tertutupi oleh hal-hal lain yang telah dikorbankan oleh panitia sendiri, jadi kekewaan itu tertuitupi sudah oleh “keringat” antum-antunna semua…

    sekali lagi jazakumullah khairan katsira akhi wa ukthiy…

  26. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Afwan,

    Bagi ukthi sekalian khususnya warga asarama UI bagi yang membutuhkan buku Fiqih Wanita bisa memesan dengan menghubungi:

    email: alislam.maktabah@gmail.com
    atau YM: maktabah_alislam

    Harga Rp 95,000
    (dapatkan diskon menarik untuk pembelian secara kolektif – hub kami)

    Penawaran Khusus: GRATIS ONGKOS KIRIM untuk warga asrama UI. Enak kan tidak perlu cape-cape, buang waktu dan ongkos transport.

    Ditunggu pemesanannya

    Deskripsi buku lihat disini
    http://maktabahalislam.wordpress.com/2010/01/06/fikih-wanita/

    Tersedia juga berbagai buku yang lain

  27. Ane mau minta tenggapan dari antum antuna nih..
    Ane masih bingung mengenai ketentuan fatwa, dalam hal ini, yang dikeluarkan oleh MUI,
    Trus, yang saya tangkap,ketika MUi mengeluarkan fatwa, penyelesaian dari masalah yang dikhawatirkan muncul setelahnya tidak ada,tidak semuanya sih..
    misalnya, fatwa ojek haram, masyarakat resah mengenai hal ini, dan yang ane khawatirkan, masyarakat akan menjudge Islam sbg agama yang menyulitkan…
    Bgmn sebaiknya kawand???
    Atau apakah ane berlebihan??

  28. mengenai fatwa MUI, untuk mengeluarkan fatwa, MUI tidak sekadara mengeluarkan begitu saja, pastinya didiskusikan oleh orang-orang yang sudah paham dengan Islam. yan belum membaca secara pasti apa larangan atau teks dari pengahraman baik wanita menjadi tukang ojek atau wanita naik ojek, namu beradasrkan diskusi yan dengan ibu neng djubaedah(beliau pakar hukum Islam di FH dan termasuk anggota MUI namun tidak di bagian fatwa), pelarangan wanita naik ojek salahsa tunya berdasarkan adanya laranagn mendekati zina di dalam Al-Qur;an. Islam selalu berusaha menjaga seorang wanita dari hal-hal yang tidak baik bagi mereka, sal;ah satunya agar terhindar dari perzinaan. ojek yang ditumpangi tentu bukanlah muhrim bagi seorang wanitta, oleh karena tiu dengan naik ojek saja dapat mnyebabkab terjadinya zina seperti yang pernah atau seirng terjadi, yaitu perkosaan. seain itu, dengan berboncengan dengan non muhrim dapat menimkbulkan terjadiny aprasangka yang negatif terhadap seoprang wanita.
    mengaenai kepadahamn masyarakat terhadap Islam bahwa bisa saja masyarakat berpikir bahwa Islam adalah agama yang menyulitkan, maka disni ada beberapa pandangan,
    yang pertama mereka adalah orang yang paham terhadap Islam namun tidak mau untuk meklaksankan Islam itu sendiri…
    yang kedua mereka adalah orang yang tidak paham dan tidak mau menacari tahu tenatnag ISlam sejingga ketidakpahaman itu dijakdikan alasan untuk tidka menjalankan autan SIlam,
    sebenarnya kita tidka perlu khwatir tentang anggaopan masyarkat tentang Islam, krena MUI sebagai slah satu lembaga yang mengeluarkan dfatwa bukanlah sembarangan, artinya masyarakat yang awam pun harus paham bahwa MUI terdiri dari orang-orang yang sudah mengeti Islam sehingga mereka yang tidak mengetahui sebaiknya mengikuti dengan syarat tetpa berusaha mnecari ilmu tentang itu artinya tidak sekadar menguiktui. kalaupun ingin mengkritik, haruslah diikuti dengan argumen yang jelas dan landasan yang sesuia dengan Al-Qur’an dan Sunnah bukan sekadar pelam[piasan egoisme pribadi belaka…
    walllahu’alam….

  29. akhwatfillah,,, penutupan sahabat zyx ada tak??

  30. jazakillah buat ukh mumtahanah atas respon dan masukanya(baru tw kalo anti merespon),^_^
    ana setuju dengan apa yang anti tulis dan paham bahwa tidak semua orang paham akan itu dan perlu proses untuk memahaminya,
    Bukan ana ga setuju dengan apa yang difatwakan mui, tapi menurut ana ada hal yang harus ditindaklanjuti oleh mui maupun pemerintah ketika suatu fatwa dikeluarkan. Satu hal yang saya kira membuat masy sulit menerima fatwa mui (dalm hal ini ana khususkan tentang ojek) , tidak mudah untuk melepaskan profesi tsb lalu mencari profesi lain,dan hal ini yang mjd pikiran buat ana, gmn mengatasiny, pemerintah menyediakan lap kerja kah, atw sekedar mmberi saran pekerjaan yg lain atw bgmn. Karena, seolah apa yg difatwakan hanya sekedar angin lalu, walaupun sebag masy sdh tdk menkonsumsi ojek…

    to: ich freund: Mohon dikoreksi jika ada yang menyimpang
    To: merah saga: anta/anti siapa y?boleh tau?

  31. penutupan??hmmm…insya Allah gak ada penutupan sahabat zyx….
    karena sahabat zyx ya tetap sahabat zyx sam[ai kapanpun, bukan berarti kita alumni sahabat zyx..setuju khan??^_^
    oia, kan kita diajak olkeh sahabat x-3 untuk bareng2 ngurusin sahabat fair, gimana nih teman2?kita bisa kumpul kapan??

  32. Sahabat Fair 2010..
    tema: “Sahabat Untuk Asrama”
    PO: Fajri FT09
    Korwat: Lulu
    progres saat ini finishing proposal,diharapkan kepada alumni Sahabat Asrama tuk bersama-sama membantu penggalangan dana ya..
    Jazakalloh^^9

  33. Sahabat Fair 2010..
    tema: “Sahabat Untuk Asrama”
    PO: Fajri FT09
    Korwat: Lulu
    hari H acara: pekan 1-2 Mei 2010,Tempat Asrama UI..
    progres saat ini finishing proposal,diharapkan kepada alumni Sahabat Asrama tuk bersama-sama membantu penggalangan dana ya..
    Jazakalloh^^9

  34. Temen2, smangat untuk SAMURAI dan BADARnya!
    Smoga dimudahkan oleh Allah untuk acaranya. Amiin ya Rabb.

    “Diantara org2 mukmin itu ada org2 yg menepati apa yg telah mereka janjikan kepada Allah maka diantara mereka ada yg gugur dan diantara mereka ada (pula) yg menunggu2 dan mereka sedikitpun tidak mengubah (janjinya).”

    Keep spirit and istiqomah!

    smakin sepi aja euy blognya…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.