Palestina: “Masa Bodoh…!” (Puisi seorang saintis untuk para pemimpin dunia)

Tidakkah kau tengok tunas adventif Palestina

Termutasi nuklir Yahudi durjana

Tidakkah kau tatap ekosistem Jalur Gaza

Reaksi fisi beriring fusi berantai di sana

Deraian air mata tak terbendung Teorema Toricelli

Genangan darah tak terilustrasi Asas Bernouli

Kita penonton bak buih di gelombang lautan

Melimpah namun massanya diabaikan

Walau tersekat diafragma nasionalisme

Walau terbayang gaya fiktif hedonisme

Kita satu umat satu organisme

Lakukan eksperimen di atas hipotesis

Mengubah partikel suci Baitul Maqdis

Menjadi uranium pembungkam zionis

(Yasir Arafat, Sekjen Sahabat Asrama UI X-3)

Memaknai Insya Allah

Beberapa penduduk Mekkah datang ke Nabi Muhammad saw. bertanya tentang ruh, kisah ashabul kahfi dan kisah Dzulqarnain. Nabi menjawab, “Datanglah besok pagi kepadaku agar aku ceritakan.” Keesokan harinya wahyu tidak datang menemui Nabi, sehingga Nabi gagal menjawab hal-hal yang ditanyakan. Tentu saja “kegagalan” ini menjadi cemoohan kaum kafir.

Saat itulah turun ayat menegur Nabi, “Dan janganlah kamu mengatakan terhadap sesuatu: “Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi, kecuali (dengan menyebut): “Insya Allah”. Dan ingatlah kepada Tuhan-Mu jika kamu lupa dan katakanlah “Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada ini.” (QS 18: 24) Baca selebihnya »

hikmah plus plus SHALAT

Selama ini sholat yang kita lakukan lima kali sehari, sebenarnya telah memberikan investasi kesehatan yang cukup besar bagi kehidupan kita. Mulai dari berwudlu ( bersuci ), gerakan sholat sampai dengan salam memiliki makna yang luar biasa hebatnya baik untuk kesehatan fisik, mental bahkan keseimbangan spiritual dan emosional. Tetapi sayang sedikit dari kita yang memahaminya. Kali ini akan kita kupas apa aja manfaat dan hikmah di balik gerakan shalat.

Baca selebihnya »

SAFA (SAHABAT FAIR )

بٍسْمِ الله الرَحْمنِ الرَحِيْمِ

semuanya….

gmn kabar kalian?? Baikkan??

mau kasih info,  Sekarang sahabat Asrama sedang mengadakan kegiatan bernama “SAFA ” Sahabat Fair”

Acara ini berlangsung dari tanggal 1 Mei sampai tanggal 8 Mei 2010. Bertempat di kantin asrama.

Oiya, Ada BAZAR-nya juga lho.. ada buku, VCD,DVD, (bajakan :P )dan video islam, busana muslim/ah dan aneka herbal dengan harga terjangkau buat kantong kita2.. :)

Tertarik??

Segera kunjungi kami di sana..

SAHABAT FAIR 2010

Kartini : Paradoks Wanita Masa Kini

“Kami disini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan karena menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama.”

(Surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902)

Dalam buku Kartini yang fenomenal berjudul Door Duisternis Tot Licht atau Habis Gelap Terbitlah Terang, ibu kita yang satu ini menuliskan kegelisahan hatinya menyaksikan wanita Jawa yang terkungkung adat sedemikian rupa. Tujuan utama beliau menginginkan hak pendidikan untuk kaum wanita sama dengan laki-laki. Tak lebih. Ia begitu prihatin dengan budaya adat yang mengungkung kebebasan wanita untuk menuntut ilmu.

Dan ilmu yang diperoleh melalui pendidikan ini bukanlah sebagai sarana untuk sekadar menang-menangan dengan laki-laki. Tapi lebih sebagai bekal mendidik anak-anak kelak agar menjadi generasi berkualitas. Bukankah anak yang dibesarkan dari ibu yang berpendidikan akan sangat berbeda kualitasnya dengan mereka yang dibesarkan secara asal? Inilah yang berusaha diperjuangkan Kartini saat itu.

Baca selebihnya »

Ketika Dosa Sedalam Samudera

Pernahkah kita menghitung dosa yang kita lakukan dalam satu hari, satu minggu, satu bulan, satu tahun bahkan sepanjang usia kita?

Andaikan saja kita bersedia menyediakan satu kotak kosong, lalu kita masukkan semua dosa-dosa yang kita lakukan, kira-kira apa yang terjadi? Saya menduga kuat bahwa kotak tersebut sudah tak berbentuk kotak lagi, karena tak mampu menaham muatan dosa kita.

Bukankah shalat kita masih “bolong-bolong”? Bukankah pernah kita tahan hak orang miskin yang ada di harta kita? Bukankah pernah kita kobarkan rasa dengki dan permusuhan kepada sesama muslim? Bukankah kita pernah melepitkan selembar amplop agar urusan kita lancar? Bukankah pernah kita terima uang tak jelas statusnya sehingga pendapatan kita berlipat ganda? Bukankah kita tak mau menolong saudara kita yg dalam kesulitan walaupun kita sanggup menolongnya?

Daftar ini akan menjadi sangat panjang……

Lalu, apa yang harus kita lakukan?

Baca selebihnya »

Hati-hati dengan Iblis

Kali ini SAHABAT akan berbagi tentang suatu hadits yang luar biasa dahsyat maknanya,  hadist ini mengungkap orang yang dibenci iblis, amalan yang menyakiti iblis, manusia yang menjadi teman iblis, dan serba-serbi iblis lainnya. Berikut kutipan lengkapnya :

Dari Muadz bin Jabal dari Ibu Abbas: Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, terdengar panggilan seorang dari luar rumah:” wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku “Rasulullah bersabda.” Tahukah kalian siapa yang memanggil?” Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu”. Beliau melanjutkan, “itu iblis, laknat Allah bersamanya.” Umar bin Khattab berkata : “izinkan aku membunuhnya wahai Rasullulah”. Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik”.

Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin”, Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT sebagai makhluk terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab: ” Wahai Muhammad, aku datang kesini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa”.
“Siapa yang memaksamu?”
“Seorang malaikat utusan Allah mendatanganiku dan berkata: Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin “.
“Oleh karena itu aku sekarang mendatanganimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh”. Baca selebihnya »

SEBUAH KISAH UJIAN KESABARAN

Ibnu Hibban meriwayatkan di dalam kitab “Ats Tsiqot” kisah ini. Dia adalah imam besar ,Abu Qolabah Al Jurmy Abdullah bin Yazid dan termasuk dari perawi-perawi yang meriwayatkan dari Anas bin malik. Dan yang meriwayatkan kisah ini adalah Abdullah bin Muhammad. Inilah kisahnya:

Saya keluar untuk menjaga perbatasan di Uraisy Mesir. Ketika aku berjalan, aku melewati sebuah perkemahan dan aku mendengar seseorang berdo’a :

Ya Allah, anugerahkan aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmatMu yang telah engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridloi. Dan masukkanlah aku dalam rahmatMu ke dalam golongan hamba-hambaMu yang shalih. ( An Naml :19) Baca selebihnya »

ADA APA DI BALIK VALENTINE DAY ?

Ukhti fillah…

Tanggal 14 Februari seakan-akan menjadi hari yang khusus bagi manusia secara umum, bahkan bagi seorang muslimah sekalipun. Dengan pengaruh dari berbagai media dan lingkungan, para gadis sibuk ikut-ikutan merayakan hari tersebut. Ada yang sibuk membuat coklat dan kue-kue untuk orang yang disayanginya, mengirimkan kartu, atau sengaja mengkhususkan membuat pengakuan cinta untuk lelaki pujaan hatinya. Na’udzubillah min dzalik. Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan untuk dijauhkan dari perbuatan tersebut… Baca selebihnya »

KU TITIP SURAT INI UNTUKMU

Ini adalah sebuah risalah yang ditulis oleh seorang ibu kepada anaknya, yang mudah-mudahan dapat dijadikan pelajaran bagi kita semua. Surat yang ditulis oleh seorang ibu ketika dia melihat anaknya yang tidak lagi menunaikan kewajibannya sebagai seorang anak. Surat yang ditulis dari hati yang terluka. Surat yang ditulis dengan linangan air mata. Surat yang ditulis oleh seorang wanita yang telah mengabdi bertahun-tahun pada anaknya. akan tetapi, anaknya tersebut belum mengerti akan hakikat berbakti. Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.